Selasa, 22 Februari 2011

Melirik Wisata Bahari Ponnori Desa TemboE 
Pantai Nan Bersih dan Bersejarah
KABUPATEN Luwu sesungguhnya kaya dengan sumber daya alam yang potensial digali menjadi salah satu objek wisata. Salah satunya adalah wisata bahari pantai Ponnori, Desa TemboE, Kecamatan Larompong Selatan. Sayangnya pantai Ponnori yang menawarkan keindahan dan pasir putih pesisir pantainya ini belum disentuh pembangunan sarana prasarana pariwisata.

LAPORAN: Andrie Islamuddin

Pantai Ponnori, yang berada di bagian selatan Kabupaten Luwu tepatnya di Desa TemboE, Kecamatan Larompong Selatan, sudah ada sejak zaman sebelum kemerdekaan, yang kala itu merupakan pelabuhan kecil. Pantai yang membentang meliputi dua desa yakni dari desa Temboe dan Kelurahan Bonepute ini bahkan menurut warga sekitar pernah digunakan Qahar Mudzakkar untuk menyeberang ke Tenggara.
"Memang benar pak, dahulu pantai wisata Ponnori ini adalah pelabuhan yang digunakan oleh Pak Qahar Mudzakkar untuk menyeberang ke Tenggara menemui pengikut-pengikutnya. Setelah pantai Ponnori ini mulai dihuni oleh penduduk sekitar tahun 1980an-, maka perlahan dibuka menjadi salah satu objek wisata, jadi keberadaan objek wisata Ponnori sudah ada sejak tahun 1980-an," ucap Kepala Desa (Kades) TemboE, Abdul Thamrin SPd.
Thamrin mengatakan pantai Ponnori memiliki keunggulan dari beberapa objek wisata lain yang ada di Sulawesi Selatan, salah satunya pantai Ponnori menawarkan keindahan pasir putihnya, dan kebersihan wilayah tersebut, dan yang paling melengkapi keindahan objek wisata bahari ini adalah pada sisi kiri dan kanannya terdapat tanjung-tanjung yang landai dimana dibawah dasar tanjung terdapat potongan-potongan batu papan layaknya sebuah lantai rumah.
"Objek wisata pantai Ponnori ini cukup diminati masyarakat atau pengunjung pak. Dalam seharinya pantai ini bisa kedatangan tamu lebih dari 100 orang, apalagi jika hari libur," kata Thamrin.
Hanya saja, pantai Ponnori yang menjadi salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Luwu, hingga hari ini belum dilirik secara maksimal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu agar dapat diberikan sentuhan pembangunan sarana dan prasarana wisata, padahal jika hal itu dilakukan bukan tidak mungkin pantai nan indah sekaligus memiliki nilai sejarah ini dapat dioptimalkan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata, namun sayangnya dinas pariwisata belum optimal melakukannya.
"Sebenarnya sudah ada sentuhan pembangunan dari pemerintah pak dari dana PNPM Mandiri pedesaan tapi baru sebatas pembuatan talud jalan sepanjang 400 meter, perintisan badan jalan 1 KM serta jembatan dan beberapa plat duikker. Hanya saja andai bisa dimaksimalkan, mestinya pemerintah kabupaten Luwu bisa menyentuh dan memoles pantai Ponnori dengan menyediakan sarana prasarana pariwisata, seperti sarana out bond, perahu bebek, banana boat, villa penginapan, gedung pertemuan, taman-taman dan sarana pariwisata penunjang lainnya. Jika sarana ini ada, kami sangat yakin pantai Ponnori bakal menjadi salah satu objek wisata pengumpul PAD. Sebab pantai Ponnori ini tidak kalah eloknya dengan pantai lain di Sulsel bahkan di Indonesia," sebut Thamrin. (and/abk/d)
Sumber: Palopo Pos